Social Icons

Pages

Total Pageviews

Sunday, May 5, 2013

Teknologi OPTIK di Bidang Medis 4 : Penerapan Cahaya / Sinar Untuk Transilluminasi, Endoskop, Sistoskop, Protoskop, Bronkhoskop

Cahaya pada hakekatnya tidak dapat dilihat, kesan adanya cahaya apabila cahaya tersebut mengenai benda. Cahaya dapat bersifat gelombang maupun partikel. Cahaya adalah merupakan tenaga berbentuk gelombang dan dapat membantu kita melihat.Cahaya bergerak lurus ke semua arah.Cahaya di biaskan apabila bergerak secara tegak lurus melalui medium yang berbeda seperti melalui udara, kaca dan air. cahaya dapat bergerak lebih cepat melalui udara.
Cahaya mempunyai banyak manfaat. Selain bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, cahaya juga di manfaatkan dalam bidang medis. Salah satu penerapannya adalah dalam pendeteksian suatu penyakit yang bertujuan untuk mendiagnosa dan proses penyembuhan penyakit melalui terapi.Cahaya sangat bermanfaat dalam bidang kedokteran baik sebagai pembantu dalam memperoleh informasi maupun sebagai terapi. Cahaya sangat berkaitan dengan ketajaman penglihatan. Sebagai contohnya lampu operasi yang di gunakan pada saat operasi; dengan bantuan cermin cekung di peroleh cahaya yang benderang.
Sinar tampak bermanfaat untuk mengetahui secara langsung bagian-bagian dari tubuh baik luar maupun dalam mengalami suatu kelainan. Untuk itu dapat di perinci sebagai berikut:
a. Transilluminasi
Transilluminasi yaitu cahaya melalui jaringan tubuh yang bermanfaat untuk mengetahui apakah ada gejala hidrosefalus ( kepala mengandung cairan oleh karena belum sempurna pembentukan tulang tengkorak ) dan juga bermanfaat untuk menentukan pneumetoraks, kelainan testes dan payudara.
b. Endoskop
Endoskop bermanfaat untuk melihat uang di dalam tubuh. Alat ini terdiri dari fiberglas, lampu. Sinar-sinar yang masuk melalui fiberglas akan dipantulkan secara sempurna sehingga gambaran yang akan di lihat di dalam tubuh akan terlihat mudah.
c. Sistoskop
Alat ini mempunyai prinsip yang sama dengan endoskop. Sistoskop dim pergunakan untuk melihat struktur didalam kandung kemih.
d. Protoskop
Protoskop juga mempunyai prinsip yang sama dengan endoskop. Alat ini di pergunakan untuk melihat struktur rectum ( dubur ).
e. Bronkhoskop
Bronkhoskop di pergunakan untuk melihat bronchus paru-paru.
Selain penerapan cahaya pada bidang medis melalui alat-alat diatas, penerapan bidang medis juga dapat kita lihat melalui yaitu :
 Mikroskop Cahaya
Pada abad XIXahli optika menawarkan mikroskop untuk di jual di segala penjuru kota-kota Eropa.Mikroskop cahaya memiliki perbesaran maksimal 1000 kali. Mikroskop memeiliki kaki yang berat dan kokoh agar dapat berdiri dengan stabil. Mikroskop cahaya mempunyai bagian-bagian yang mengatur cahaya, bagian-bagian yang mengatur cahaya pada mikroskop yaitu:
a) Cermin
Cermin pada mikroskop cahaya di gunakan untuk menagkap cahaya dan merefreksi cahaya ke tingkat berikutnya yaitu ke kondenser. Setiap mikroskop mempunyai dua cermin yaitu cermin datar dan cermin cekung. Objektif dengan pembesaran lemah sebaiknya menggunakan cermin cembung, tetapi para peneliti biasanya menggunakan cermin datar.
b) Kondensor
Biasanya pengamat berusaha agar sumber cahaya misalnya lampu yang oleh cermin direfleksi pada kondensor dan untuk selanjutnya di fokuskan oleh kondensor tepat pada benda yang di amati. Jadi, seakan seolah-olah benda yang di amati menjadi bercahaya.
c) Coarse dan fine adjustment
Coarse adjustmen dan fine adjusmen merupakan alat yang mengatur naik turunnya tabung tubuh pada mikroskop agar bayangan terfokuskan. Kedua alat ini mempunyai prinsip yang sama hanya saja fine adjustmen di desain untuk menaikan dan menurunkan tabung tubuh mikroskop secara perlahan-lahan.
Mikroskop cahaya meruapakan salah satu contoh penerapan cahaya pada bidang medis. Mikroskop cahaya mempunyai fungsi yaitu untuk melihat mikroorganisme yang membutuhkan sampai 1000 kali pembesaran. Contonya seperti sel.
Mikroskop cahaya dapat memisahkan dua titik 0,25 mikron; agara dapat diamati oleh mata maka di perlukan pembesaran 1.000 kali sehingga jarak dua titik 0,25 mikron akan tampak sebagai dua titik terpisah 0,25.
(Dikutip dari : http://online-medicalfaculty.blogspot.com)

No comments:

Post a Comment